News & Tren

Bilbao vs Madrid : Real Madrid Menang Telak 3-0

Bilbao vs Madrid : Real Madrid Menang Telak 3-0

 

Mbappé Mengamuk dan Cedera Ganda Hantui Los Blancos

Bilbao vs Madrid menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan ke-19 La Liga 2025/2026 setelah Real Madrid berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 di markas Athletic Bilbao. Namun, di balik kemenangan besar tersebut, suasana skuad Los Blancos justru berubah tegang karena dua pemain kunci mengalami cedera dan harus ditarik keluar lebih cepat. Situasi ini tentu menjadi perhatian besar jelang jadwal berat Madrid sebelum memasuki akhir tahun.

Pertandingan yang berlangsung di San Mames pada Kamis dini hari WIB tersebut menampilkan dominasi penuh Real Madrid sejak menit pertama. Madrid tampil agresif, disiplin, dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Kemenangan ini juga membantu mengakhiri tren negatif mereka pada tiga laga sebelumnya yang tanpa kemenangan.

Mbappé Buka Kemenangan pada Menit ke-7

Pada awal pertandingan Bilbao vs Madrid , Real Madrid langsung tancap gas sejak kick-off. Tekanan tinggi yang mereka terapkan membuat Bilbao kesulitan keluar dari area pertahanan. Pada menit ketujuh, Kylian Mbappé membuka keunggulan melalui penyelesaian klinis setelah memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Bilbao. Gol cepat ini membuat pertandingan langsung berjalan sesuai rencana Madrid.

Bilbao sempat mencoba membalas dengan beberapa peluang berbahaya. Salah satu peluang terbaik mereka hampir membuahkan gol, namun penyelamatan gemilang Thibaut Courtois menggagalkan usaha tuan rumah. Kiper Belgia tersebut tampil solid dan menjadi salah satu pemain penting dalam menjaga momentum Madrid.

Camavinga Gandakan Keunggulan Jelang Babak Pertama Usai

Setelah unggul 1-0, Madrid tidak menurunkan intensitas permainan. Mereka terus menekan dan mencoba memecah blok pertahanan Bilbao. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-42 ketika Eduardo Camavinga mencetak gol melalui sundulan akurat yang memanfaatkan umpan silang matang dari sisi kanan.

Gol tersebut sekaligus membuat Madrid mengakhiri babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0. Jalan pertandingan benar-benar berada di bawah kendali pasukan Xabi Alonso.

Mbappé Cetak Brace, Madrid Unggul 3-0

Memasuki babak kedua, Real Madrid tidak mengendurkan permainan. Serangan demi serangan terus mereka bangun, dan akhirnya Mbappé kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59. Gol keduanya tersebut mempertegas performa luar biasa sang superstar sepanjang pertandingan.

Brace tersebut menjadikan Mbappé sebagai pemain paling produktif Madrid musim ini. Ia terus menunjukkan efektivitas tinggi sebagai ujung tombak, menjadikan dirinya ancaman utama bagi pertahanan lawan.

Namun, setelah gol ketiga ini, suasana Madrid berubah drastis karena cedera dua pemain penting memberi kekhawatiran besar.

Baca Juga : Man Utd Vs West Ham

Cedera Trent Alexander-Arnold Bikin Madrid Panik

Pada menit ke-55, Trent Alexander-Arnold tiba-tiba terjatuh tanpa kontak. Ia langsung mengangkat tangan dan meminta pergantian. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya masalah pada bagian adductor hamstring kiri.

Sebelum cedera, Trent tampil impresif dan bahkan sempat melepaskan umpan panjang akurat yang memecah pertahanan Bilbao. Konsistensinya dalam memberikan distribusi bola berkualitas membuatnya menjadi elemen vital dalam permainan Madrid.

Setelah keluar lapangan, Trent digantikan oleh Raul Asencio. Namun, laporan awal dari internal klub membuat Madrid semakin khawatir karena cedera tersebut berpotensi membuatnya absen selama satu hingga enam minggu, tergantung hasil pemeriksaan lanjutan di Madrid.

Situasi ini menjadi pukulan berat karena Trent merupakan bek serbabisa yang tengah berada dalam performa terbaik.

Camavinga Juga Cedera, Krisis Gelandang Mulai Menghantui

Belum selesai kekhawatiran dari cedera Trent, Real Madrid kembali diterpa kabar buruk lainnya. Sekitar sepuluh menit setelah rekan setimnya keluar, Eduardo Camavinga juga harus ditarik keluar karena merasakan nyeri hebat di bagian pergelangan kaki.

Cedera Camavinga terjadi setelah terkena tekel keras dari pemain Bilbao. Meski sempat mencoba bangkit dan melanjutkan pertandingan, rasa sakit membuatnya tidak mampu menahan beban tubuh sehingga keputusan pergantian harus segera dilakukan.

Arda Guler kemudian masuk untuk menggantikan Camavinga. Namun, fokus perhatian tim dan staf medis langsung tertuju pada kondisi sang gelandang Prancis tersebut.

Camavinga sebelumnya juga sempat diganggu masalah fisik sejak musim lalu, sehingga cedera ini makin menambah kekhawatiran Madrid. Media Spanyol menyebut kondisi otot dan pergelangannya ‘mengkhawatirkan’.

Dampak Besar Cedera Ganda untuk Madrid

Cedera Trent dan Camavinga datang pada waktu yang sangat tidak ideal. Madrid akan menghadapi jadwal berat yang harus dijalani berturut-turut, termasuk laga melawan Celta dalam waktu dekat.

Setelah itu, mereka harus berhadapan dengan raksasa Inggris, Manchester City, sebelum kemudian bertemu Alaves dan Sevilla. Ketersediaan pemain inti menjadi faktor penting dalam menghadapi jadwal padat.

Absennya Trent membuat Madrid kehilangan kreativitas dari sisi sayap kanan serta kualitas set-piece yang menjadi keunggulannya. Sementara itu, cedera Camavinga berarti Madrid akan kekurangan gelandang box-to-box yang mampu bekerja keras dalam transisi.

Kedua pemain tersebut adalah bagian penting dari sistem Xabi Alonso. Hilangnya keduanya tentu membuat strategi Madrid harus disesuaikan kembali.

Carvajal Diprediksi Kembali Tahun 2026, Pilihan Bertahan Menipis

Di tengah krisis pemain, Madrid sedikit mendapat angin segar dari potensi kembalinya Dani Carvajal pada awal 2026. Namun, hingga saat ini Madrid tetap harus mencari solusi jangka pendek. Lini belakang mereka kini hanya menyisakan opsi terbatas.

Staf medis menyebut cedera Camavinga mungkin tidak separah dugaan awal, namun tetap membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tingkat keparahannya. Meski demikian, laporan dari media Spanyol menegaskan bahwa Madrid tetap ‘ketar-ketir’ menunggu hasil diagnosis.

Kemenangan Penting di Tengah Situasi Sulit

Walaupun diterpa kabar buruk dari cedera ganda pada pertandingan Bilbao vs Madrid, Madrid tetap patut mengapresiasi performa tim. Kemenangan 3-0 dari Bilbao bukan hanya menjadi modal penting secara moral, tetapi juga membantu mereka memperbaiki posisi di klasemen La Liga.

Xabi Alonso menyatakan bahwa fokus tim kini bukan hanya mempertahankan momentum kemenangan, tetapi juga memastikan kondisi para pemain dapat pulih dengan baik.

Los Blancos menunjukkan kedewasaan dalam bermain, ketenangan mengontrol pertandingan, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Kombinasi permainan Mbappé, Camavinga, Valverde, dan Bellingham menjadi kunci keberhasilan Madrid dalam menguasai pertandingan.

Baca Juga : Daftar Moto GP 2025

Analisis Taktik: Madrid Semakin Matang

Pertandingan Bilbao vs Madrid memperlihatkan semakin tajamnya strategi yang diterapkan Xabi Alonso. Sejak awal musim, Madrid berupaya meningkatkan kecepatan transisi dan kedalaman permainan. Menghadapi Bilbao, strategi tersebut terlihat sangat efektif.

Beberapa poin penting:

1. Dominasi Penguasaan Bola

Madrid terlihat nyaman dalam memindahkan bola dari tengah ke area serang. Penguasaan bola yang rapi membuat Bilbao kesulitan mencuri momentum.

2. Efektivitas Serangan Cepat

Gol cepat Mbappé menjadi bukti bagaimana Madrid memanfaatkan momentum untuk menekan lawan.

3. Soliditas Lini Belakang

Meskipun dua pemain bertahan alami cedera, Madrid tetap mampu menjaga area pertahanan dengan baik.

4. Adaptasi Ketika Pemain Cedera

Perubahan taktik setelah dua cedera besar menunjukkan fleksibilitas manajerial Alonso.

Intinya Madrid Menang, tapi Problem Baru Mengintai

Laga Bilbao vs Madrid memberikan dua cerita besar: performa impresif Madrid yang berbuah kemenangan besar, dan dua cedera penting yang berpotensi mengubah peta kekuatan tim dalam beberapa pekan ke depan.

Dalam jangka pendek, Madrid harus memaksimalkan pemain pelapis sembari menunggu hasil pemeriksaan medis. Kemenangan ini penting, tetapi tantangan yang lebih besar menunggu di depan.

Madrid harus menjaga konsistensi, memastikan para pemain pulih tepat waktu, dan menavigasi jadwal padat dengan strategi matang.

Jika mereka mampu melewati periode sulit ini, peluang untuk menguasai kembali La Liga akan semakin besar.